Friday, January 29, 2010

Words, and perfections

Words really distract me sometimes. Look, i read one of my friend's article. And it's all just about excavating a word. So i start writing this thing, the way i've always been looking at words.

There are three lines in songs that I fully remember about words:
"Don't listen too close, their words are like guns. With bullets that fly and kill what you've won" ,Yellowcard - Paper walls
"No matter what they say. Don't believe a word!" , Fall Out Boy - Sophomore slump or comeback of the year
"I am beautiful, no matter what they say. Words can't bring me down" ,Christina Aguilera - Beautiful

That proved that words do bring us down. If they don't, those lines wouldn't have existed, huh? What I trully can't understand about word is why could they really manipulating people? I mean, why is everybody obsessed with words, such as'beautiful' or 'gorgeous' or even 'perfect'?

Dan yang pengen gw bahas adalah 'perfect'. Kata2 itu ga berenti2 muncul di kepala gw akhir2 ini. Bukan gara2 gmn caranya gw bs jadi perfect, tapi kenapa kata itu bisa ngebuat semua orang mau jadi gambaran dari kata itu? Gini deh, kita semua tau that nothing in this great wide world is perfect. Dan sepertinya kita semua juga tau kalo life is not perfect.
So why trying so hard to be perfect?
Kalopun ada orang yang sempurna di dunia ini, kesempurnaan yang dia punya itu gak akan berguna. Karena hidup yang ada di samping dia jalan dengan tidak sempurna, makhluk2 lain yang ada di dalem dunia ini jg jalan dg tidak sempurna. Malah bikin sulit hidupnya dan orang2 sekitarnya.
Again, why trying so hard to be perfect?

Hal yang sangat gw yakini sampai saat ini adalah, we can never have 'perfect'. Mmm mungkin karena gambaran sempurna tiap2 orang itu beda. Ga usah tiap2 orang, kita disuruh jelasin gambaran sempurna aja tiap kali jelasin, yang keluar dari mulut kita itu beda. Itulah sebabnya kenapa kita ga bakal bisa sempurna, karena sempurna itu cuma gambaran ideal yang otak kita ciptain sendiri, yang bakal terus berubah-ubah tergantung sama apa yang kita anggep bagus saat itu. Dan sayangnya, sehebat apapun kita bisa gambar, even if we were the greatest painter ever, kita ngga akan bisa gambarin apa yang otak kita bikin tentang sosok si sempurna tadi.
Jelaslah bahwa sempurna itu adalah abstrak dan cuma ada di pikiran kita, bukan di dunia nyata.




Hmmmm atau mungkin....




'sempurna' itu emang cuma kata-kata?

No comments:

Post a Comment