Sunday, January 31, 2010

"Ada yang hilang"

Kamu datang menangis kepadaku
Patah hati, katamu
Aku memelukmu dan tersenyum,"tenang, aku disini bersamamu"
Kemudian kuceritakan dongeng yang lucu
Sebelum kering air matamu
Kau tertawa dengan airmata masih di pipimu
Lalu kau tersenyum, "oh kau memang teman baikku"
Aku tertawa kecil dan merangkulmu

Berlalu sudah sakit hatimu
Kau datang menertawai kepedihanmu waktu itu
Kita tertawa
Kau pamerkan betapa hebatnya kau bisa melupakan kepedihanmu
Tunduk salut aku padamu

Hariku diisi oleh canda tawamu
Canda tawa kita
Kau buat aku tertawa dari muramku
Sungguh hebat kau sahabatku
Kau sempat katakan padaku "kaulah yang terbaik yang ada di hidupku"
Aku tertawa kecil, ingin ku merangkulmu

Saat perpisahan tiba, ku terdiam melihatmu pergi dari sisiku
Kau menoleh ke arahku, melemparkan senyumanmu
Aku tahu kau akan terus menjadi teman baikku
"Selamat jalan kawan" kataku

Lama tak mendengar kabar darimu
Aku berusaha menghubungimu
Tak kunjung kudengar balasan darimu
Aku terus menunggumu, di siang dan malamku
"Mungkin sinyal handphone dan koneksi internet sedang bermasalah" pikirku

Suatu hari kau datang menyapaku
Aku tersenyum lebar di dalam hati
Betapa aku merindukanmu
Kau tanyakan kabarku dan kau beritakan kabarmu
Senyum di dalam hatiku makin terekah

Kau ceritakan padaku tentang teman barumu
Teman-teman yang sekarang mengisi harimu
Tentang betapa senang kau bersamanya
Kemudian kau diam seribu bahasa setelah habis ceritamu,
Ketika baru mau mulai ceritaku
"Hmm mungkin kamu sedang sibuk, kusimpan saja dulu ceritaku"
Setelah itu tak lagi kudapatkan kabar darimu

Disini aku tertegun
Mengetahui selama ini kau sibuk dengan teman barumu
Mengetahui bahwa penantianku tidak dibalas dengan penantianmu padaku
Membayangkan kau sedang bercerita penuh semangat pada teman barumu,
Sementara aku disini merindukanmu
Ceritamu habis untukku, telah lebih dahulu dibagi bersamanya
Tawamu habis untukku, mungkin lebih indah tertawa bersamanya
Sementara aku masih tertegun menunggumu
Mengucapkan setidaknya sepatah kata padaku, kata apapun
Tapi tampaknya kamu lebih bahagia dengan teman barumu
Daripada mengucapkan sepatah kata untukrku

Mungkin aku telah terhapus dalam ingatanmu
Oh, atau mungkin aku hanya sebuah jembatan bagimu


No comments:

Post a Comment